Barusan dapet email ini, untuk kelima kalinya dalem dua minggu ini. Gua yakin yang nulis ini niatnya baek sih. En emang kalo cocok bisa jadi motivator yang mayan. Cuma karena gua lagi banyak kerjaan, jadinya pengen maen Pengacara Sang Iblis bentar.
> CUKUP BERBUAT BEGINI SAJA !
>
>Ada seseorang saat melamar kerja, memungut sampah kertas
>di lantai ke dalam tong sampah, dan hal itu terlihat oleh
>peng-interview, dan dia mendapatkan pekerjaan tersebut.
>Ternyata untuk memperoleh penghargaan sangatlah gampang,
>cukup memelihara kebiasaan yang baik.
Kalo menurut gua itu namanya hoki. Berapa juta orang di dunia ini yang punya kebiasaan mungut sampah en masukin ke tong sampah akhirnya dapet kerjaan bagus gara-gara kebiasaannya itu?
Atau mungkin seseorang di atas adalah cewek seksi nan bahenol en si penginterpiu adalah cowok yang nggak tahan ngeliat yang diinterpiunya nungging mungut sampah.
>Ada seorang adik kecil menjadi murid di toko sepeda, suatu saat
>ada seseorang yang mengantarkan sepeda rusak untuk diperbaiki
>di toko tsb. Selain memperbaiki sepeda tsb, si adik kecil juga
>membersihkan sepeda hingga bersih mengkilap, murid-murid lain
>menertawakan perbuatannya.
>Keesokan hari setelah sang empunya sepeda mengambil sepedanya,
>si adik kecil ditarik utk bekerja di tempatnya. Ternyata untuk
>menjadi orang yang berhasil sangat mudah, cukup rugi sedikit saja.
Yoi, emang gampang, tinggal jilat sana-sini. Pak, ini laporannya udah kelar. Mau saya pijitin sekalian tak?
>Seorang anak berkata kepada ibunya: "Ibu hari ini sangat cantik",
>ibu menjawab: "mengapa?" anak jawab: "karena hari ini ibu sama
>sekali tidak marah marah". Ternyata untuk memiliki kecantikan
>sangatlah mudah, hanya perlu tidak marah-marah.
Ini versi laen dari: kalo elu ngasih gua duit, elu baeeekkk banget deh! Atau kalo elu milih Partai XXX (khusus dewasa) entar elu gua traktir deh.
Lagian kali aja abis dibilang gitu si ibu dengan nyantainya jawab: oh, bukan kok, Nak. Ini gara-gara kemaren ibu abis ke salon. Kamu laen kali ikutan aja, daripada rambutnya kayak gembel gitu. Mohon maaf kalo ada gembel yang tersinggung baca ini.
>Seorang petani menyuruh anaknya setiap hari bekerja giat di sawah,
>temannya berkata:"tidak perlu menyuruh anakmu bekerja keras,
>tanamanmu tetap akan tumbuh dengan subur". Petani mejawab:
>"aku bukan sedang memupuk tanamanku, tapi aku sedang membina
>anakku". Ternyata membina seorang anak sangat mudah,
>cukup membiarkan dia rajin bekerja.
Padahal kalo si anak nggak disuruh kerja seharian di sawah dia bisa kuliah di Harvard en jadi pengacara ternama. Tapi emang YMMV sih.
>Ada sebuah toko yang lampunya selalu terang-benderang, ada
>yang bertanya: "lampu merek apa yang dipakai sehingga begitu awet?":
>Pemilik toko berkata: "Lampu kami juga sering rusak, dan begitu rusak
>langsung diganti" Ternyata cara memelihara tetap terang sangat mudah,
>cukup sering diganti saja.
Makanya pake neon dong. Kirain lagi pada ngomongin apa, taunya beda bolam dengan neon. BTW, bolam == bola lampu bukan sih?
>Katak yang tinggal di sawah berkata kepada katak yang tinggal
>dipinggir jalan: "tempatmu terlalu berbahaya, tinggallah denganku".
>Katak "pinggir jalan" menjawab: "aku sudah terbiasa, malas untuk
>pindah". Beberapa hari kemudian katak "sawah" menjenguk katak
>"pinggir jalan" dan menemukan bahwa si katak sudah mati dilindas
>mobil yang lewat. Ternyata sangat mudah menggenggam nasib kita
>sendiri, cukup hindari kemalasan saja.
Gua justru bahagia buat si katak yang mati. Dia mati di kediamannya sendiri, tempat pilihannya sendiri. Siapa tau besoknya si katak sawah yang gantian mati, dibabat anak petani yang rajin bekerja.
>Ada segerombolan orang yang berjalan di padang pasir, semua
>berjalan dengan berat, sangat menderita, hanya satu orang yang
>berjalan dengan gembira. Ada yang bertanya: "mengapa engkau
>begitu santai?" dia jawab sambil tertawa: "karena barang bawaan
>saya sedikit". Ternyata sangat mudah untuk memperoleh kegembiraan,
>cukup tidak serakah atau memiliki sedikit saja.
Iya, asal abis itu jangan minta-minta minum ya kalo haus. Jangan numpang sleeping bag kalo malem. Jangan minjem kolor kalo keabisan.
Ini kayak orang yang kerjaannya nyontek, trus hasil ujiannya lebih bagus daripada yang dicontekin, trus dia dengan bangganya bilang: hebat kan gua, nggak belajar dapet bagus. Yang belajar mati-matian aja cuma dapet segitu.
Satu lagi. Situ udah tau temennya bawa barang berat-berat, bantuin napa?!
Kekekekeke...
Ini postingan elo paling keren yang gw baca (blom baca smua seeehhhh....;P)
Amat sangat sinis sekali......cenggeh!
'Bo, jadi tersapu-sapu saya :">











